Fasih Academy
الفصل الثالث: أحوال الإعراب — المبحث الأول

Ahwal I'rab Fi'il Mudhari'

Bab 3 · Mabhats 1: Keadaan-Keadaan I'rab Fi'il Mudhari'
Bab ini terdiri dari dua pembahasan (mabhats): (1) Keadaan-keadaan i'rab fi'il mudhari', (2) Keadaan-keadaan i'rab isim. Materi di bawah ini mencakup Mabhats 1 secara lengkap (6 masalah); Mabhats 2 menyusul pada file terpisah.

1Apa Sajakah Keadaan I'rab Fi'il Mudhari'?

Keadaan i'rab fi'il mudhari' ada tiga:

  1. Rafa': apabila fi'il mudhari' tidak didahului oleh salah satu alat nashab atau alat jazm.
  2. Nashab: apabila didahului oleh salah satu alat nashab.
  3. Jazm: apabila didahului oleh salah satu alat jazm.

2Dengan Apa Fi'il Mudhari' Di-rafa'-kan?

Fi'il mudhari' di-rafa'-kan dengan tiga tanda.
Tanda 1: Dhammah Zhahirah

Apabila huruf akhirnya shahih (bukan huruf 'illat).

يَقُومُ زَيدٌ اللَّيلَ

"Zaid bangun (untuk shalat/beribadah) di malam hari."

يَدْرُسُ عَمرٌو الفِقهَ

"Amr mempelajari ilmu fiqih."

I'rab: fi'il mudhari' marfu' dengan dhammah yang zhahirah.

Tanda 2: Dhammah Muqaddarah

Apabila huruf akhirnya mu'tall (huruf 'illat).

يَقضِي القاضِي بالحَقِّ

"Hakim memutuskan (perkara) dengan kebenaran." — mu'tall dengan ya' (tsiql)

يَدعُو المسلمُ ربَّه

"Seorang muslim berdoa kepada Rabbnya." — mu'tall dengan wawu (tsiql)

يَرضَى المؤمنُ بِقَضاءِ ربِّه

"Seorang mukmin ridha dengan takdir Rabbnya." — mu'tall dengan alif (ta'adzdzur)

Tanda 3: Tsubut an-Nun (Tetapnya Nun)

Apabila fi'il mudhari' bersambung dengan dhamir tatsniyah, dhamir jama', atau dhamir mu'annats mukhathabah — kelima bentuk ini disebut al-Amtsilah al-Khamsah.

الطالبانِ يُشارِكانِ في المسابقة

"Kedua siswa itu ikut serta dalam perlombaan." (dhamir tatsniyah)

الطلابُ يُشارِكونَ في المسابقة

"Para siswa itu ikut serta dalam perlombaan." (wawu jama'ah)

أنتِ تُشَارِكينَ في المسابقة

"Kamu (perempuan) ikut serta dalam perlombaan." (ya' mukhathabah)

Catatan Penting

Al-Amtsilah al-Khamsah di-i'rab: marfu' dengan tetapnya nun (rafa'), manshub dengan hadzf an-nun (nashab), dan majzum dengan hadzf an-nun (jazm). Adapun dhamirnya (alif tatsniyah, wawu jama'ah, ya' mukhathabah) di-i'rab sebagai dhamir mabni dalam posisi rafa' sebagai fa'il.

3Dengan Apa Fi'il Mudhari' Di-nashab-kan?

Fi'il mudhari' di-nashab-kan dengan tiga tanda.
Tanda 1: Fathah Zhahirah

Apabila huruf akhirnya shahih, atau mu'tall dengan ya'/wawu.

لن يَنجَحَ المهمِلُ

"Orang yang malas tidak akan pernah berhasil."

لن يَقضِيَ القاضي بالباطل

"Hakim tidak akan pernah memutuskan dengan kebatilan." (mu'tall ya')

لن نَدعُوَ إلَّا اللهَ

"Kami tidak akan pernah berdoa kecuali kepada Allah." (mu'tall wawu)

Tanda 2: Fathah Muqaddarah

Apabila huruf akhirnya mu'tall dengan alif.

وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ ٱلْيَهُودُ وَلَا ٱلنَّصَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

[QS. Al-Baqarah: 120]

"Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah ridha kepadamu sampai engkau mengikuti agama mereka."

Tanda 3: Hadzf an-Nun (Terhapusnya Nun)

Apabila termasuk al-Amtsilah al-Khamsah.

لن يَأكُلوا من طعامٍ ضارٍّ

"...tidak akan pernah makan dari makanan yang berbahaya."

4Apa Sajakah Alat-Alat yang Menashabkan Fi'il Mudhari'?

Fi'il mudhari' di-nashab-kan oleh tujuh alat: أَنْ، لَنْ، كَي، إذَنْ، لام التعليل، حَتَّى، لام الجُحود (an, lan, kay, idzan, lam ta'lil, hatta, lam juhud) — terbagi tiga bagian:

Bagian 1: Menashabkan dengan Sendirinya — an, lan, kay, idzan

أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ

[QS. An-Nur: 22]

"Tidakkah kamu ingin agar Allah mengampunimu?" — "an" = huruf mashdar, nashab, istiqbal, tanpa posisi i'rab.

لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍ وَٰحِدٍ

[QS. Al-Baqarah: 61]

"Kami tidak akan pernah sabar dengan satu macam makanan saja." — "lan" = huruf nafi, nashab, istiqbal.

لِّكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔا

[QS. Al-Hajj: 5]

"...agar dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun setelah mengetahui." — "kay" nashibah bila didahului lam ta'lil (lafzhan/taqdiran).

Contoh "idzan": إذَنْ أُكرِمَك ("Kalau begitu aku akan memuliakanmu") — "idzan" nashibah dengan 3 syarat: (1) di awal kalimat, (2) fi'il setelahnya bermakna istiqbal, (3) tidak ada pemisah kecuali nida', qasam, atau "la" nafiyah.

Bagian 2: Menashabkan dengan "An" Tersembunyi (Jawaz) — Lam Ta'lil

لِيُدْخِلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ جَنَّٰتٍ

[QS. Al-Fath: 5]

"...agar Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga-surga." — lam = huruf ta'lil, mabni kasrah.

Bagian 3: Menashabkan dengan "An" Tersembunyi (Wajib) — Hatta & Lam Juhud

فَٱعْفُوا۟ وَٱصْفَحُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ

[QS. Al-Baqarah: 109]

"Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya."

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَٰنَكُمْ

[QS. Al-Baqarah: 143]

"Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu." — lam juhud nashibah bila didahului "ma kana" atau "lam yakun".

5Dengan Apa Fi'il Mudhari' Di-jazm-kan?

Fi'il mudhari' di-jazm-kan dengan tiga tanda.
Tanda 1: Sukun

Apabila huruf akhirnya shahih.

وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ ٱلْأَخَرِ

[QS. Al-Ma'idah: 27]

"...dan (kurban) dari yang lain tidak diterima."

Tanda 2: Hadzf Harf al-'Illah

Apabila huruf akhirnya mu'tall.

وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا ٱللَّهَ

[QS. Al-Ahzab: 39]

"...dan tidak takut kepada siapa pun selain Allah."

Tanda 3: Hadzf an-Nun

Apabila termasuk al-Amtsilah al-Khamsah.

لم يأكلوا الطعام

"...(mereka, lk) tidak makan makanan itu."

6Apa Sajakah Alat-Alat yang Menjazmkan Fi'il Mudhari'?

Fi'il mudhari' di-jazm-kan oleh delapan belas alat, terbagi dua bagian:

Bagian 1: Menjazmkan Satu Fi'il (6 alat)

لَمْ، لَمَّا، أَلَمْ، أَلَمَّا، لام الطلب، لا الطلبية (lam, lamma, alam, alamma, lam thalab, la thalabiyyah)

وَمَن لَّمْ يَطَّعَمْهُ فَإِنَّهُۥ مِنِّى

[QS. Al-Baqarah: 249]

"...dan barang siapa yang tidak meminumnya, maka sesungguhnya dia termasuk golonganku."

قُل لَّمْ تُؤْمِنُوا۟

[QS. Al-Hujurat: 14]

"Katakanlah: 'Kamu belum beriman.'"

وَلَمَّا يَعْلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ مِنكُمْ

[QS. Ali 'Imran: 142]

"...padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu." (sukun muqaddar, terhalang iltiqa' as-sakinain)

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِۦ

[QS. At-Talaq: 7]

"Hendaklah orang yang mempunyai keluasan (rezeki) memberi nafkah menurut kemampuannya." (lam thalab)

فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ ٱلذِّكْرَىٰ مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

[QS. Al-An'am: 68]

"...maka janganlah engkau duduk bersama orang-orang yang zalim itu." (la nahiyah/thalabiyyah)

Bagian 2: Menjazmkan Dua Fi'il — Fi'il Syarat & Jawab Syarat (12 alat)

إنْ، مَن، ما، مَهما، أيّ، متى، أين، أيَّان، أنَّى، حيثما، كيفما، إذ ما

إِنْ تَذاكَرْ تَنجَحْ

"Jika engkau belajar, niscaya engkau akan berhasil." (تذاكر = fi'il syarat, تنجح = jawab syarat)

مَنْ يجتهدْ يَفُزْ

"Barang siapa bersungguh-sungguh, niscaya ia akan beruntung." ("man" = isim syarat mabni, mubtada')

أينَما تكونوا تجدوا رزقكم

"Di mana pun kamu berada, kamu akan mendapati rezekimu." (kedua fi'il termasuk al-Amtsilah al-Khamsah, majzum dengan hadzf an-nun)

مهما تَقرَأ تَفهَمْ

"Apa pun yang engkau baca, engkau akan memahaminya."

◆Tabel-Tabel Ringkasan

KeadaanTandaSyarat
Rafa'Dhammah ZhahirahHuruf akhirnya shahih
Dhammah MuqaddarahHuruf akhirnya mu'tall
Tsubut an-NunTermasuk al-Amtsilah al-Khamsah
NashabFathah ZhahirahShahih akhir, atau mu'tall ya'/wawu
Fathah MuqaddarahHuruf akhirnya mu'tall dengan alif
Hadzf an-NunTermasuk al-Amtsilah al-Khamsah
JazmSukunHuruf akhirnya shahih
Hadzf Harf al-'IllahHuruf akhirnya mu'tall
Hadzf an-NunTermasuk al-Amtsilah al-Khamsah
Alat NashabBagian
an, lan, kay, idzanMenashabkan dengan sendirinya
Lam ta'lilMenashabkan dengan "an" tersembunyi (jawaz)
Hatta, lam juhudMenashabkan dengan "an" tersembunyi (wajib)
Alat JazmBagian
Lam, lamma, alam, alamma, lam thalab, la thalabiyyahMenjazmkan satu fi'il saja
In, man, ma, mahma, ayyi, mata, aina, ayyana, anna, haitsuma, kaifama, idz maMenjazmkan dua fi'il (syarat & jawab syarat)
AspekAl-Amtsilah al-Khamsah
DefinisiSetiap fi'il mudhari' yang bersambung dengan dhamir tatsniyah, dhamir jama', atau dhamir mu'annats mukhathabah.
Contohyaf'alani, taf'alani, yaf'aluna, taf'aluna, taf'alina
I'rab Rafa'Marfu' dengan tsubut an-nun.
I'rab NashabManshub dengan hadzf an-nun.
I'rab JazmMajzum dengan hadzf an-nun.

✎Tadribat

Tadrib 1 — Benar / Salah

Tadrib 2 — Lengkapi Pernyataan

Tadrib 3 — Esai

Tadrib 4 — Lengkapi Tabel (Jenis, Sebab & Keadaan I'rab)

Tadrib 5 — Lengkapi Kalimat dengan Fi'il Mudhari' yang Sesuai

Latihan ini bersifat produktif/kreatif (isilah titik-titik pada 22 kalimat rumpang dengan fi'il mudhari' yang sesuai konteks, lalu bentuk huruf akhirnya sesuai kaidah rafa'/nashab/jazm). Karena jawabannya bervariasi, latihan ini terbaik dikerjakan bersama pengajar untuk dikoreksi langsung.

Contoh pola nomor 1: "Aqra'u al-Qur'ana li... (isi dengan fi'il mudhari' manshub, misal: "li-atadabbara ma'anihi" — agar aku merenungkan maknanya).

Tadrib 6 — Satu Fi'il, Tiga Kalimat (Marfu', Manshub, Majzum)

Masukkan tiap fi'il berikut ke dalam tiga kalimat berbeda (satu marfu', satu manshub, satu majzum): tasyrabu, tudzakiru, tahfazhu, tushalli, tusafirani, tantaqibina, tanaluna, tardha, yarjuna, tadha'u, takunu, ta'tiyani, tafuzu.

Contoh pola untuk "tasyrabu": Marfu' — "Anti tasyrabu al-laban" (tanpa alat nashab/jazm). Manshub — "Lan tasyrabi al-khamra" (didahului "lan", huruf akhir dibuang jika termasuk Amtsilah Khamsah, atau fathah zhahirah jika bukan). Majzum — "La tasyrabi al-khamra" (didahului la nahiyah).

Tadrib 7 — I'rab Kalimat

Skor Latihan (Benar/Salah & Tabel)
0 / 0

Isi nama dan jawab semua soal Benar/Salah untuk mengaktifkan tombol kirim.